Aqiqah untuk bayi laki-laki yang baru lahir

Aqiqah untuk bayi laki-laki yang baru lahir, Cari tahu berapa Harga Aqiqah Anak

Diketahui bahwa aqiqah untuk bayi laki-laki yang baru lahir terdiri dari penyembelihan dua domba. Apakah diperbolehkan bagi seseorang yang tidak mampu membayar harga dua ekor domba pada saat aqiqah membantai hanya satu dan menunda yang kedua sampai ia mampu membelinya? Tolong jawablah memberikan bukti dan pendapat para sarjana.

Menjawab
Dalam hukum Islam, aqiqah adalah pengorbanan yang dibuat untuk bayi yang baru lahir, apakah pria atau wanita. Ini adalah Sunnah yang ditetapkan bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) dan semua Sahabat (semoga Allah senang dengan mereka) dipraktekkan. Al-Tirmidzi, Abu Dawud, Al-Nasa`i dan Ibn Majah melaporkan melalui Ibnu Abbas (semoga Allah senang dengan mereka berdua) bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) mengorbankan seekor domba untuk masing-masing cucunya, Al- Hasan dan Al-Hussein, ketika mereka lahir. Pengorbanan harus dilakukan pada hari ketujuh, keempat belas atau dua puluh satu setelah kelahiran anak. Jika ini tidak mungkin, itu bisa dilakukan setiap hari sampai anak mencapai pubertas.
Para Syafi’i dan Hanbalis berpandangan bahwa dianjurkan untuk membantai dua domba untuk bayi laki-laki dan satu domba untuk bayi perempuan. Ini didasarkan pada laporan Aisha (semoga Allah senang dengan dia) yang meriwayatkan bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata: “Menyembelih dua domba yang sama untuk laki-laki yang baru lahir dan satu untuk perempuan” [direkam oleh Ahmad dan Al-Tirmidzi yang menyatakannya otentik]. Adalah diperbolehkan untuk menyembelih seekor domba untuk bayi laki-laki ketika seseorang tidak mampu membeli dua ekor domba.

Beberapa hadits menyebutkan Nabi (damai dan berkah besertanya) sebagai mengorbankan satu domba untuk masing-masing cucunya dan berdasarkan ini, Hanafi dan sarjana Maliki menganggap diperbolehkan untuk membantai satu domba untuk bayi laki-laki dan perempuan yang baru lahir mengikuti teladan Nabi.

Narasi yang menyebutkan penyembelihan satu domba menyatakan bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) menganggap diperbolehkan untuk membantai seekor domba untuk bayi laki-laki yang baru lahir dan ini mencapai dan memenuhi Sunnah untuk memfasilitasi masalah dan menghilangkan kesulitan. Adapun hadits yang diriwayatkan oleh Aisha (semoga Allah senang dengannya) di mana Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata: “Menyembelih dua domba yang sama untuk laki-laki yang baru lahir,” perawi dan tafsir menyatakan bahwa itu disebut untuk menyembelih dua ekor domba pada saat bersamaan. Namun, pendapat yang lebih kuat adalah bahwa itu berarti bahwa dua domba harus sama dalam hal usia, berat badan, dll. Dan bahwa tidak ada keberatan untuk menyembelih hanya satu dan menunda pemotongan yang lain sampai menjadi terjangkau. Untuk alasan ini, beberapa ahli menyebutkan riwayat yang berbeda tentang apakah Nabi (damai dan berkah besertanya) membantai satu atau dua domba untuk masing-masing cucunya. Al-Mula Ali Al-Qari menyatakan dalam komentarnya pada Mishkat Al-Masabeeh bahwa hadits menggambarkan kebolehan membantai satu domba dan bahwa itu tidak wajib untuk membantai dua domba pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi yang baru lahir. Ini berarti bahwa seseorang dapat menyembelih seekor domba pada hari kelahiran anak dan yang kedua pada hari ketujuh, sehingga merekonsiliasi antara riwayat yang berbeda.

Ini mungkin juga berarti bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) menyembelih seekor domba dari uangnya sendiri dan memerintahkan Ali atau Fatimah untuk menyembelih yang lain dari uang mereka.
Dan Tuhan Yang Maha Kuasa tahu yang terbaik.

Cari tahu berapa Harga Aqiqah Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.