Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah

Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah – Hukum zakat adalah wajib sedangkan infaq dan sedekah hukumnya sunnah. Atau zakat yang dimaksudkan merupakan sesuatu yang wajib dikeluarkan, sementara infaq dan shadaqah merupakan istilah yang digunakan untuk sesuatu yang tidak wajib dikeluarkan. Jadi pengeluaran yang hukumnya sukarela itu yang disebut infaq dan shadaqah. zakat ditentukan nisabnya sedangkan infaq dan sedekah tidak mempunyai batas, zakat ditentukan siapa saja yang berhak menerimanya sedangkan infaq boleh diberikan kepada siapa saja.

Perbedaan antara zakat infaq dan sedekah

perbedaan infaq shadaqoh zakat

Perbedaannya juga dapat dicermati antara lain yakni; 1) Zakat itu hukumnya wajib dan adanya ketentuannya/batasan jumlah harta yang harus zakat dan siapa yang boleh menerima. 2.Infaq : sumbangan sukarela atau seikhlasnya (materi) 3.Sedekah: lebih luas dari infaq, karena yang disedekahkan tidak terbatas pada materi saja.

Apa itu sedekah

perbedaan shadaqoh zakat dan infaq

Sedekah berasal dari kata shadaqa yang mempunyai arti benar. Orang yang suka bersedekah merupakan orang yang benar pengakuan imannya. Adapun secara terminologi syariat shadaqah makna asalnya merupakan tahqiqu syai’in bisyai’i, atau menetapkan / menerapkan sesuatu pada sesuatu. Sikapnya sukarela dan tidak terikat pada syarat-syarat tertentu dalam pengeluarannya baik mengenai jumlah, waktu dan kadarnya.

Atau pemberian sukarela yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain, terutama kebada orang-orang miskin setiap kesempatan terbuka yang tidak di tentukan baik jenis, jumlah maupun waktunya, sedekah tidak terbatas pada pemberian yang berhukum material saja tetapi juga dapat berupa jasa yang bermanfaat bagi orang lain. Bahkan senyum yang dilakukan dengan ikhlas untuk menyenangkan orang lain termasuk kategori sedekah. Shadaqoh mempunyai cakupan yang sangat luas dan digunakan al-qur’an untuk mencakup segala jenis sumbangan.

Apa itu zakat?

perbedaan zakat sedekah dan infaq

Zakat secara bahasa (lughat), mempunyai arti : tumbuh; berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula mempunyai arti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10). Seorang yang membayar zakat karena keimanannya nicaya akan memperoleh kebaikan yang banyak. Allah SWT berfirman : “Pungutlah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.”. (QS : At-Taubah : 103). Sedangkan menurut terminologi syari’ah (istilah syara’) zakat mempunyai arti kewajiban atas harta atau kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Apa itu infaq?

Infaq berasal dari kata anfaqa yang mempunyai arti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu. Menurut terminologi syariat, infaq mempunyai arti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Islam. Kalau zakat ada nishabnya, infaq tidak mengenal nishab. Infaq dikeluarkan setiap orang yang beriman, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia di saat lapang maupun sempit (QS. 3:134). Kalau zakat harus diberikan pada mustahik tertentu (8 asnaf), maka infaq boleh diberikan kepada siapapun. contohnya, untuk kedua orang tua, anak-yatim, dan sebagainya (QS. 2:215).

Persamaan Zakat, infaq, dan shodaqoh

Zakat, infaq, dan shodaqoh adalah kebuktian iman kita kepada allah dan sesama muslim yang membutuhkannya. Kalau kita melihat dari penggunaan ayat-ayat Al-Quran istilah shadaqah, zakat, dan infaq sebetulnya menunjuk kepada satu pengertian yakni sesuatu yang dikeluarkan. Zakat, infaq dan shadaqah mempunyai persamaan dalam peranannya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.